TD. Pardede di Mata Arifin Siregar

“Saya sebetulnya tidak kenal dengan TD. Pardede tetapi beliau mengundang saya dalam acara peringatan hari ulang tahunnya yang ke-75 di Medan. Saya waktu itu memberi sambutan dan meskipun dalam keadaan sakit, saya dapat melihat semangat hidupnya.

Beliau meminta saya untuk membantu membuat anak-anaknya rukun. Belajar dari pengalaman, generasi kedua keluarga yang berhasil sukses dari wreck to richess, banyak yang menjadi manja dan kemudian menjadi hancur berantakan. Barangkali karena perbedaan didikan, orang-orang seperti TD. Pardede ini  sangatlah mandiri, pekerja keras, dan tidak boros. Sementara biasanya, generasi berikutnya sudah berbeda dan hanya satu dua saja yang berhasil menjadi seperti orang tuanya.

Saya menghormati TD. Pardede sebagai seorang tokoh pengusaha pribumi yang sangat berhasil. Saya pernah menulis sebuah artikel berjudul “Indonesian Entrepenurs” justru berasal dari luar Pulau Jawa dan salah satunya adalah TD. Pardede. Padahal pada tahun 1961, yang menyebutkan bahwa banyak pengusaha sukses Indonesia bila dilihat pada masa dan waktu itu, kesempatan mereka justru lebih kecil, tetapi justru banyak pengusaha pribumi yang pada saat itu justru sukses secara nasional dan internasional.

Bila saya perhatikan “culvinistic attitude toward life” Max Weber, benar-benar diterapkan oleh beliau. Agamanya yang sangat kuat namun tetap nasionalis dan prinsip itu dipegangnya dengan sangat teguh. Beliau penuh percaya diri, tidak malu, dan mudah bergaul dan itu jelas sekali telah membuat beliau menjadi orang yang sangat dihormati.

Berbeda sekali dengan sekarang ini, di mana proses itu tidak lagi dihargai. Yang dilihat hanyalah hasilnya saja. Jarang ada lagi yang mau bekerja keras, maunya langsung berhasil saja. Tentunya ini tidak baik karena segala sesuatunya baru akan berhasil bila kita benar-benar merasakan setiap proses dalam pencapaian itu.

Jika generasi muda mau belajar dari tokoh-tokoh hebat seperti TD. Pardede, tentunya kita semua dapat membangun bangsa dan Negara ini dengan lebih baik. Jika juga semua mau bersatu dan menghormati kerja keras serta jerih payah beliau, kita semua dapat memberikan lebih banyak lagi bagi masyarakat, bangsa, dan Negara.” – Arifin Siregar, seorang pakar ekonomi Indonesia yang Mantan Gubernur Bank Indonesia, Mantan Menteri Perdagangan RI, dan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s